Archive for July, 2010

08
Jul
10

Gelisah Berharap Asa

Aku merasa kurang optimal dalam bekerja, aku tak yakin aku akan menetap lebih lama di kantor ini. Semoga kreatifitasku bisa berontak dan mendobrak semua pikiran-pikiran yang terkotak-kotak si klien dan si bos.

Semua semua ini hanya perasaan ku saja. Semoga aku masih berguna di kantor itu. Kalaupun tidak, aku siap menjadi pemain biola…

07
Jul
10

Kuda Alumunium

Hadirnya sang pacar beroda dua mengalihkan duniaku, 3 ahri berturut-turut aku membawanya serta pergi ke kantor. Aku letih bersamanya, namun hati ini puas rasanya.Ingin rasanya ku bawa dia serta kemanapun aku pergi, bahkan ke ujung dunia sekali pun.

Rasa sayangku padanya cukup berasalasan. Aku harus berjuang keras untuk memilikinya, dua bulan gajiku pun menjadi tumbalnya. Aku berharap dia tak mengecewakanku. Karena jika itu terjadi, tak segan aku memperlakukannya seperti pelacur, menjajakannya kepada para kolektor sepeda kumbang dengan murah.

Wahai pacar, ku gowes dirimu dengan semangat, dan ku harap kau terus melaju cepat. Mari kita belah Jakarta. Kita buat orang-orang iri dengan keintiman kita. Kita buat mereka meninggalkan kuda besinya dan beralih ke kuda alumunium seperti jenismu.

06
Jul
10

on screen keyboard

Batere keyboard saya lemah tak berdaya, sebuah on screen keyboard pun menjadi primadoa malam ini. kaeena saya menggunakannya untuk menulis sebuah catatan. Catatan bertema sang primadona itu sendiri.

04
Jul
10

Akhir Pekan Penuh Kejutan

Aku sangat berterima kasih pada Tuhan, KArena dia selalu memberi skenario-skenario yang selalu mengejutkan di dalam perfilman hidupku. Termasuk skenario yang Dia tulis dalam dua hari ini. Aku sebenernya tak punya rencana apa-apa untuk mengisi akhir pekan ini. Terlebih di hari jumatnya aku telah melewati durasi kerja yang di luar batas. Aku bekerja hingga pagi hari.

Aku pulang pukul 7 pagi, dan langsung ku tertidur. Tiga jam aku tertidur, dan saat terbangun. Ntah kenapa otak ku me rewind sebuah perkataan teman ” Hari sabtu & Minggu ada ada even musik dan bazar pakaian keren loh”. Spontan aku pun bergegas mandi dan langsung berangkat ke tempat itu, Di parkir timur Gelora Bung Karno.

Setelah sampai di tempat itu aku sedikit merasa berbeda. Karena aku berada di tengah-tengah kumpulan anak-anak muda gaul Jakarta, gaul dari segi atribut dan mungkin gaya hidupnya. Aku pun seumuran dengan mereka. Tapi seikitpun aku tak pernah merasa semuda mereka. Apakah diriku kolot??

Di sana aku menikmati musik, “Musik anak muda”. mendengar gaya mereka berbicara, melihat aksi mereka dalam berbagai gaya. Jujur aku tak ingin seperti mereka, tapi aku ingin sekali mengenal mereka lebih dalam.

Aku sudah lelah, hari mulai gelap oleh gelundungan awan pengantar hujan. Aku bergegas pulang dengan selimut jas hujan.

Aku tak pernah menyangka hari sabtu kuhabiskan bersama muda-mudi gaul Jakarta. Padahal yang ku bayangkan hanya bersandar di atas per empuk sambil menonton film-film fiktif yang menjual gaya, action komedi dan seks. Tapi aku diberi Tuhan sebuah tontonan nyata. Tontonya nyata perilaku-perilaku orang yang seumuran dengan ku, dengan gaya dan tingkah pola mereka. Di tengah kota Jakarta.

Saat terbangun di hari minggu, aku pun masih berpikir akan tetap berada di tempat aku terbangun dan hanya melihat tontonan-tontonan fiktif di layar 17 inchi. Dan skenario Tuhan untukku pun berjalan dengan ditandai sebuah pesan singkat dari seorang penjual sepeda, yang menawarkan sepedanya dengan harga murah padaku. Hanya butuh waktu bebrapa detik untuk membuatku mandi dan langsung bergegas ke tempat oeang itu dengan angkutan umum. Lama sekali aku tak pernah naik angkutan umum. 3 jam jarak yang ku tempuh dengan bergonta ganti angkutan.

Aku pun sampai di rumah orang yang tak ku kenal itu. kita berbincang. Sepdah.. hanya itu obrolan kita. Terkadang sebuah topik pun cukup membuat dua orang serasa bagai sahabat..

Deal..

Aku pun pulang dengan menggowes sepeda baru ku. Sepeda yang tak pernah ku pikir akan mendapatkannya, dan sekarang aku menggowes pedalnya selama 3 jam dengan jarak belasan kilo. Dan sekarang sepeda itu tepat berada di samping ku. ku taruh di samping tempat tidur agar bisa ku pandangi dan ku renungkan sebelum tidur

“Mengapa di kamar ku ada sepeda ini?”

“Kenapa aku membelinya?”

Tuhan, teruslah menulis skenario yang penuh twist di kehidupan yang ku jalani ini. .

03
Jul
10

Cerita Romantis Tergeser Skenario Dramatis Olahraga

Mungkin cerita-cerita personal akan dikesampingkan dahulu. Mari kita fokus ke piala dunia. Sebuah turnamen tingkat dunia kali in melahirkan banyak cerita dramatis yang diskemakan secara memesona.

Jepang yang bermain gemilang harus segera pulang akibat sebuah tendangan penalti yang membentur tiang gawang.

Ghana, bermain dengan sangat memesona mengakhiri permainan dengan derai air mata, karena setelah hampir menang, kemudian malah kalah adu penalti, dengan tim yang penuh keberuntungan.

Argentina, yang selalu dielu-elukan bakal bertanggo ria dilapangan. Naas, mereka malah dilindas-lindas oleh tim panser Jerman.

Spanyol?

*Semoga skenario penuh kejutan di piala dunia selalu tercipta oleh Si penulisnya. (Tuhan)

02
Jul
10

Transisi

Ini adalah masa-masa dimana sebuah hubungan bisa terganggu kestabilitasannya. Terganggu oleh beragam aktifitas.Dan kami bertiga pun berada di siklus ini. Semua merasa sama-sama jauh, chemistry serasa hilang daya reaksinya. Aku berada di moment-moment untuk malas berteman, bertegur sapa, dan berkumpul. Semua terasa meletihkan untuk dilakukan. BUkan hanya diriku, seorang sahabatku pun begitu.

Mungkin kesendirian adalah sahabat terdekat kami sekarang. Dan kami sedang merasa nyaman dengan sahabat baru kami itu.

Mungkin ini adalah sebuah masa transisi. Transisi kearah sebuah hubungan yang menyegarkan

01
Jul
10

Salam Kenal, Beranda.

Hai WordPress, masih ingat saya? Jika lupa, izinkan seya berkenalan lagi lewat tulisan-tulisan saya di berandamu ini. Maaf, jari saya berhenti merangkai kata selama 15 hari. Saya pun khawatir kau akan lupa, dan saya takut kau memblokade imajinasi saya untuk menulis di berandamu.

Semoga tidak.

Aneh memang, saat dulu tak ada hal yang patut diceritakan, dengan rajinnya saya tetap bercerita setiap hari. Dan sekarang, saya mempunyai pengalaman-pengalaman baru setiap harinya. Dan saya tak sanggup menceritakannya, walau separagraf saja.

Ini adalah awal keberanian saya untuk mulai bercerita lagi. Semoga beranda ini mau menampung tulisan saya. Tulisan egois dari seorang narsistik.




 

July 2010
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Blog Stats

  • 1,009 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.